Juli 07, 2017

Senyummu


Matamu melemahkan ku. Saat pertama kali kulihat mu. Dan jujur ku tak pernah merasa begini. Mungkin inikah cinta pada pandangan pertama. Karena apa yang kurasa ini tak biasa. Jika benar ini cinta, mulai dari mana? - Dari Mata, song by Jaz.

Saya masih senyum - senyum sendiri bila mengingat kejadian kemarin. Kejadian yang membuat saya tidak tau harus berbuat apa. Terasa begitu canggung dan konyol. Namun diam - diam bayang senyumnya berhasil membekas diingatan. Terus bermunculan, belum mau hilang.

Sore itu, di antara kebingungan, ia memilih untuk duduk disamping saya. Membuat saya harus bersikap biasa saja. Walaupun aslinya tidak. Saya gelisah karena hanya kami berdua dalam baris kursi tersebut. Saya merasa canggung.

Apalagi lemparan senyumnya membuat saya seperti ketarik gravitasi planet venus. Apalagi gelagatnya menyampaikan pesan bahwa ia ingin berbicara dengan saya. Sesekali ia melihat kearah saya. Sebentar - sebentar melihat layar HP yang pastinya notifnya kosong karena kami ditengah lautan.

Saya coba untuk tetap calm. Berganti ganti posisi duduk. Pura - pura tidur. Lihat jam. Entah apa yang saya lakukan. Yang pasti saya tidak sanggup untuk menatapnya. Berbicara dengannya. Sesekali mencuri pandang. Saya lemah dalam kondisi seperti ini.

Tiba - tiba sebuah uluran telapak tangan dengan sebuah permen di atasnya menghampiri saya. Ia menawarkan sebuah permen untuk saya. Karena kaget saya langsung menolak. I didn't know how to response it well. Aneh, ia sedang tidak makan permen, tapi menawarkan permen yang cuma satu buah.

Kemudian keadaan kembali pada suasana awkward seperti sebelumnya. Tanpa bicara. Dengan gesture salah tingkah yang seharusnya tidak terjadi. Konyol memang. Semuanya berangsur mencair saat kami sampai di pelabuhan.

Ketika ia mulai bicara pada saya. "Kita keluarnya nanti saja ya" Katanya. Dan saya pun mengiyakan karena melihat antrian orang keluar masih panjang. Saya masih tidak bisa bicara. Saya berjalan di belakangnya.

Setelah keluar kapal, saya beranikan diri untuk bicara dengannya. Saya berjalan menuju sampingnya sambil tanya hal - hal yang tidak penting. "Sendirian aja?" Entah pertanyaan bodoh apa yang saya ucapkan untuk membuka perbincangan tersebut.

Sepanjang jalan kami ngobrol. Ia seorang mahasiswi semester 6 di sekolah tinggi ilmu ekonomi di Tanjungpinang. Ia kebetulan ingin jalan - jalan ke Batam, dijemput temannya. Saya pun ikut menunggu dan mencari temannya yang berselisih pintu masuk.

Setelah saya tau posisi temannya dimana, ia pun meminta saya untuk menemaninya menuju ke tempat tersebut. Temannya pun senang bercampur heran bertemu dengannya. "Loh, katanya sendiri, ini?" Sambil nunjuk ke saya.

Sambil berbarengan kami pun bilang "Nggak!" Sambil menjelaskan kalau kami cuma kebetulan jumpa di kapal. Setelah itu ia pun berterima kasih karena sudah menemaninya dan kemudian pamit. Saya pun pamit juga karena sudah di jemput juga.

Pertemuan yang singkat. Begitu singkatnya sampai kami tidak tau nama dan kontak masing - masing. Namun entah kenapa saya merasa nyambung dan nyaman ngobrol dengannya. Walaupun itu pertemuan kali pertama.

Apakah ini cinta pada pandangan pertama? Entahlah. Saya pun tidak tau siapa dia, dimana dia, harus mencarinya kemana. Biarlah semuanya menjadi menjadi remah - remah kenangan. Yang bisa jadi hilang ataupun menjadi kenyataan suatu saat nanti.

Tuhan sebaik baik pembuat rencana.

Note : Foto diatas foto bareng ponakan waktu lebaran kemarin.

10 komentar:

  1. so sweet, eaaa tak kira fotonya endingnya hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, abisnya kami ngga selfian. Makanya pasang foto lebaran aja. :D

      Hapus
  2. cie..cie... ^^
    sy nyumbang doa dr jauh nih mg jodoh sm si dia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahaha. Terimakasih do'anya, tapi sepertinya hilal jodoh belum nampak XD

      Hapus
  3. yaaaaa ... penonton kecewa
    makannya, kalau ada kesempatan di depan mata, jgn disia2in, keburu disamber orang
    hahahaha
    (menasehati diri sendiri)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baiklah, akan gue ingat pesan ini baik baik XD

      Hapus
  4. Tunggu tunggu tungggu....
    Jadi yang di 'foto' sama 'dia' yang di maksud beda.
    Elaaaaaahhh, gue ketipu pic.........

    Bdw, tulisan yang lagi jatuh cinta beda ya.
    Kayak.... ada manis manisnya gitu.

    Satu lagi. Nggak minta 'nama sama kontaknya?'... Akh, PAYAH LU!!!!.
    Minimal harusnya dapat namanya donklah. Ntar kan bisa ubek ubek gugel buat nyari info lanjut.
    Ck, reader keciwaaaa....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, lain kali gue minta nama sama kontaknya se tetangganya sekalian,
      biar puas -__-

      Hapus
  5. Eciyeeeee om sugik jatuh cintrongggg... Uhuyyyy!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. -__-" muncul pulak dia disini. Blog noh update. :P

      Hapus